Manajemen Koleksi Unggulan Sebagai Strategi Pelestarian Budaya Lokal: Studi Pengelolaan di Perpustakaan Universitas Jember
DOI:
https://doi.org/10.59239/jfppti.v3i2.55Keywords:
Budaya Using, Kearifan Lokal, Koleksi Unggulan, Perpustakaan Akademik, Warisan BudayaAbstract
Kebudayaan memiliki kearifan lokal yang penting bagi kehidupan di era ini, menyadari hal tersebut Perpustakaan UNEJ sebagai salah satu unit akademik di Perpustakaan Universitas Jember menyediakan layanan koleksi unggulan (KUN) di bawah bidang koleksi rujukan dan koleksi khusus. Penelitian ini ingin memberikan gambaran bagaimana pengelolaan layanan koleksi unggulan sebagai upaya yang dilakukan Perpustakaan UNEJ dalam perwujudan pelestarian budaya berbasis kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai positif bagi kehidupan masyarakat manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan penelusuran dokumen. Dalam penelitian ini, wawancara dilakukan dengan mengkombinasikan pembicaraan informal dan pendekatan menggunakan petunjuk umum wawancara. Peneliti menggunakan kerangka dan garis-garis besar dalam wawancara namun dalam kondisi dan situasi tertentu memungkinkan proses wawancara dilakukan dalam situasi yang wajar dan spontan. Sebagai hasilnya, pengelolaaan KUN sudah memiliki standar sebagaimana pengelolaan koleksi lainnya. Sedikit kekhususan ada pada proses pengadaan koleksi. Sedangkan kendala dalam pengelolaan layanan koleksi unggulan adalah: kesulitan dalam mendapatkan bahan perpustakaan yang berkaitan dengan budaya Using, Tengger, dan Madura; dalam pengelolaan dibutuhkan pengklasifikasi subjek spesialis budaya untuk akurasi klasifikasi dan kemudahan pencarian koleksi; dalam pelestarian koleksi diperlukan kemampuan sumber daya manusia yang mampu melakukan preservasi koleksi unggulan yang sesuai standar. Hasil penelitian lainnya menunjukan bahwa layanan koleksi unggulan ini sangat bermanfaat bagi penyediaan sumber belajar dan informasi mengenai budaya dengan segala kompleksitasnya khususnya budaya Using, Tengger, dan Madura.
References
Badollahi, M. (2007). Promosi jasa perpustakaan.
Bagus Prayogi, A. W. R. (2021). Preservasi budaya Osing melalui internalisasi budaya berbasis sekolah adat sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Journal Of Education And Teaching Learning (JETL), 3(2), 44–59. https://doi.org/10.51178/jetl.v3i2.214
Balloffet, N., Hille, J., & Reed, J. A. (2005). Preservation and conservation for libraries and archives. Chicago: American Library Association.
Daymon, C., & Holloway, I. (2008). Metode-metode riset kualitatif dalam public relations dan marketing communication. Bentang Pustaka.
Gregory, V. L. (2019). Collection development and management for 21st century library collections. American Library Associations.
Johnson, P. (2009). Fundamentals of collection development and management 2nd ed. American Library.
Moleong, L. J. (2016). Metodelogi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Noviani, R., Rusmana, A., & Rodiah, S. (2014). Peranan desain interior perpustakaan dalam menumbuhkan minat pada ruang perpustakaan. Jurnal Kajian Informasi Dan Perpustakaan, 2(1), 37. https://doi.org/10.24198/jkip.v2i1.11626
Sazjiyah, S. R. (2020). Dinamika kehidupan masyarakat suku Tengger dibalik kegiatan pariwisata Bromo. Journal of Tourism and Creativity, 4(2), 105. https://doi.org/10.19184/jtc.v4i2.14818
Sudarsono, B. (2009). Perpustakaan cinta dan teknologi. ISIPII.
Tjiek, Liauw. (2007). Desa informasi: Local content with global reach. Comma, 2007(1–2), 1–6. https://doi.org/10.3828/comma.2007.1-2.10
Trisnawati, G. E., Komarudin, Y. T. S., & Margana, H. H. (2016). Hubungan pemeliharaan bahan perpustakaan tercetak dengan pemanfaatan koleksi di Perpustakaan Politeknik STT Tekstil Bandung. Edulibinfo, 3(1).
Widiastuti, I. (2016). Kebijakan pengembangan koleksi budaya Using, Tengger, dan Madura sebagai upaya menjaga warisan budaya lokal (Laporan Hasil Penelitian).
Yuniar, H. R., Dannie, S., & Junaidi, F. (2023). Preservasi pengetahuan budaya dan kearifan lokal sebagai program berkelanjutan di perpustakaan kampung budaya Polowijen. Jurnal FPPTI, 1–10. https://doi.org/10.59239/jfppti.v2i2.34