Inovasi Kemas Ulang Informasi Digital: Strategi Peningkatan Layanan Perpustakaan Berbasis Digital
DOI:
https://doi.org/10.59239/jfppti.v5i1.79Keywords:
Buku elektronik, Inovasi digital, Kemas ulang informasi, PerpustakaanAbstract
Transformasi perpustakaan abad ke-21 menuju sistem terkomputerisasi mendorong optimalisasi layanan berbasis digital, termasuk penyediaan e-book dengan cara membeli atau melanggan. Namun, keterbatasan informasi mengenai koleksi dan prosedur akses masih menjadi salah satu hambatan pemanfaatan e-book. Penelitian ini menjabarkan inovasi kemas ulang informasi koleksi e-book dan dampaknya terhadap akses koleksi setelah penerapannya di perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi terhadap perilaku pemustaka dan analisis dokumen berupa data koleksi serta laporan akses e-book. Data koleksi e-book yang sebelumnya disajikan dalam Microsoft Excel dikemas ulang menjadi slide presentasi digital menggunakan Canva, kemudian ditampilkan pada banner situs web perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kemas ulang informasi tersebut diikuti peningkatan akses e-book dari 9.560 akses pada tahun 2022 menjadi 19.472 akses pada tahun 2023, atau meningkat sebesar 103,68%. Temuan ini menunjukkan bahwa kemas ulang informasi dapat menjadi strategi penyajian dan penyebaran informasi koleksi yang lebih menarik serta berpotensi meningkatkan pemanfaatan layanan e-book di perpustakaan.
References
Adewole-Odeshi, E., & Ezechukwu, O. C. (2023). Adoption of Mobile Reference Services as Predictors of Digital Library Service Delivery in Nigeria. Library Philosophy and Practice. Retrieved from https://scholarworks.sjsu.edu/libphilprac/7798/.
Alfiana, A., & CMS, S. (2020). Layanan Kemas Ulang Informasi Berbasis Digital. PUSTABIBLIA: Journal of Library and Information Science, 4(2), 246-264. http://dx.doi.org/10.18326/pustabiblia.v4i2.245-264.
Azubuike, F. C., & Aji, T. C. (2021). Role of Information and Communication Technologies (ICTs) in repackaging Indigenous Knowledge: A 21st Century Perspective. Library Philosophy and Practice. Retrieved from https://scholarworks.sjsu.edu/libphilprac/6092/.
Dongardive, P. (2013). Information Repackaging in Library Services. International Journal of Science and Research, 2(11), 204–209. Retrieved from https://www.academia.edu/27363696/Information_Repackaging_in_Library_Services.
Ernest, F., Kulisooma, E., Baidoo, D. K., & Mavhundesa, F. (2014). E-book Usage in the Academic Library: Benefits and Challenges. Presented at the Carnegie CPD Programme. Pretoria: Department of Information Science - University of Pretoria.
Farika, M., Samosir, F. T., & Sa’diyah, L. (2024). Utilization of e-books in e-library applications to improve digital literacy of librarians. JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi), 9(2), 244-254. https://doi.org/10.30829/jipi.v9i2.18654.
Fatmawati, E. (2009). Kemas Ulang Informasi: Suatu Tantangan Bagi Pustakawan. Media Pustakawan, 16(1 & 2), 23-27.
Irkhamiyati, I. (2025). Evaluasi fungsi kemas ulang informasi berbasis kecerdasan buatan di perpustakaan perguruan tinggi. Daluang: Journal of Library and Information Science, 5(1), 16–27. https://doi.org/10.21580/daluang.v5i1.2025.25157.
Iwhiwhu, E. B. (2008). Information Repackaging and Library Services: A Challenge to Information Professionals in Nigeria. Library Philosophy and Practice. Retrieved from https://scholarworks.sjsu.edu/libphilprac/178/.
Izuchukwu, C.V. (2024). Information Repackaging For Information Users. IOSR Journal Of Humanities And Social Science, 29(6), 49-55. DOI: 10.9790/0837-2906114955.
Kang, Y.-Y., Wang, M.-J. J., & Lin, R. (2009). Usability evaluation of E-books. Displays, 30(2), 49-52. https://doi.org/10.1016/j.displa.2008.12.002.
Raco, J. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Jenis Karakteristik dan Keunggulannya. Jakarta: Grasindo.
Saptarianto, H., Deviani, S., Anah, S. I., & Noviyanti, I. (2024). Menghadapi tantangan era digital, strategi integrasi media sosial, literasi digital dan inovasi bisnis. Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen Dan Bisnis, 2(3), 128–139. https://doi.org/10.61132/manuhara.v2i3.955.
Setiawan, W. (2017). Era Digital dan Tantangannya. Retrieved from https://eprints.ummi.ac.id/151/2/1.%20Era%20Digital%20dan%20Tantangannya.pdf.
Sihite, D.S.H. (2024). ANALISIS DAN STRATEGI PEMANFAATAN KOLEKSI E-BOOK PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI X. Visi Pustaka, 26(2). https://doi.org/10.37014/visipustaka.v26i2.4997.
Silalahi, U. (2009). Metode penelitian sosial. Bandung: Refika Aditama.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Tupan, T., & Nashihuddin, W. (2015). Kemas ulang informasi untuk pemenuhan kebutuhan informasi usaha kecil menengah: Tinjauan analisis di PDII-LIPI. BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI, 36(2), 109. https://doi.org/10.14203/j.baca.v36i2.206.
Wells, D., & Sallenbach, A. (2023). Print Books and E-books: The New Equilibrium in an Academic Library. Journal of the Australian Library and Information Association, 72(2), 166-177. https://doi.org/10.1080/24750158.2023.2183560.